Streaming

PTPN RADIO

Current track

Title

Artist


Takut Putus Tapi Capek Berantem? Mungkin Kalian Perlu ‘break’

Written by on October 5, 2020

Ketika perasaan Jakadara diterima oleh gebetan dan resmi menjalin ikatan, pasti saat itu Jakadara merasa bahagia luar biasa. Seiring berjalannya waktu hubungan jadi makin menantang. Mulai ada masalah yang muncul, entah itu karena salah paham atau karena sifat-sifat yang dulunya ga kelihatan jadi makin kentara, sehingga bikin hati ngga nyaman. Mau putus tapi masih cinta, mau lanjut kok rasanya hambar.

Jika Jakadara merasakan hal tersebut mungkin Jakadara perlu break. Break mengacu pada kata break up yang berarti putus. Beda dengan putus, break dapat bermakna sebagai suatu situasi dimana Jakadara dan pasangan beristirahat dari hubungan yang selama ini mengikat. Dalam periode break ini Jakadara dan pasangan dapat saling interospeksi diri. Jakadara dapat memikirkan kembali tujuan hubungan dengan pasangan sekaligus mencoba memahami diri sendiri. Sebetulnya, apa sih yang betul-betul Jakadara inginkan dalam hubungan dengan kekasih? Apakah kalian sedang berjalan menuju arah yang sama?

Tentunya break memiliki beberapa manfaat pada hubungan yang dijalani. Jika saat bersama Jakadara sering bertengkar dan saling membenci, maka dalam periode jeda ini Jakadara dapat menenangkan diri. Coba untuk mengingat kembali, apa yang membuat Jakadara marah hingga terjadi pertengkaran? Temukan akar permasalahan dan pemicu utamanya, lalu cobalah untuk menimbang, apakah pemicu pertengkaran dapat diperbaiki atau justru Jakadara yang harus belajar untuk mengatur ledakan emosi?

Break  juga dapat menjadi kesempatan untuk mengukur kecocokan dan perasaan. Apa yang Jakadara rasakan selama tidak bertemu dengan kekasih? Apakah Jakadara merasakan rindu yang menggebu atau malah merasa baik-baik saja tanpanya. Jika Jakadara dan kekasih saling merindu maka mungkin Jakadara bisa mulai menjalin kembali hubungan yang sempat terjeda. Namun jika ternyata Jakadara merasa lebih nyaman hidup tanpa kekasih, mungkin mengakhiri hubungan dengan kekasih adalah pilihan yang harus diambil.

Apapun keputusannya, ada baiknya jika Jakadara membicarakan hal itu dengan baik bersama pasangan. Bukankah sesuatu yang baik juga harus diakhiri dengan baik juga?

Jakadara pernah punya pengalaman seputar break dalam hubungan? Sharing yuk…


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *