Streaming

PTPN RADIO

Current track

Title

Artist


Peninggalan Keraton Kartasura

Written by on January 23, 2020

1. Benteng Sri Menganti Kompas.com sempat menjelajah kawasan Keraton Kartasura, Sabtu (14/9/2019). Salah satu peninggalan sejarah yang paling kentara adalah benteng bagian dalam keraton atau Benteng Sri Menganti. Benteng yang terbuat dari bata merah ini masih mengelilingi kompleks Keraton Kartasura. Meski beberapa bagian sudah rusak dimakan usia, benteng ini masih komplet mengelilingi bagian dalam keraton. Benteng Sri Menganti dan gerbang sisi utara Keraton Kartasura yang kini sudah ditutup.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA) Dahulu Benteng Sri Menganti ini memiliki ketinggian hingga enam meter dengan lebar mencapai dua meter. Prajurit keraton dahulu biasa berpatroli di atas benteng keraton, bahkan dengan mengendarai kuda. Kini ketinggian dan lebar benteng sudah banyak berkurang. Hal itu disebabkan oleh usia yang sudah tua. Juru Kunci Keraton Kartasura, Surya Lesmana, juga menjelaskan jika naiknya permukaan tanah semakin memperparah kondisi benteng. 2. Jebolan Pecinan Peninggalan sejarah selanjutnya merupakan saksi bisu kejadian besar di masa lalu, yakni Geger Pecinan. Pemberontakan orang-orang Tionghoa dan masyarakat anti-VOC tahun 1740 itu berhasil menginvasi Keraton Kartasura. Pemberontak berhasil menjebol dinding benteng dengan menggunakan peledak dari mesiu. Raja Mataram Islam saat itu Pakubuwana II kemudian melarikan diri ke Ponorogo, sementara pemberontak mengangkat Raden Mas Garendi menjadi raja bergelar Amangkurat V. Jebolan Pecinan yang merupakan peninggalan peristiwa Geger Pecinan di Benteng Sri Menganti sisi utara Keraton Kartasura.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA) Dinding benteng yang jebol ini atau yang juga disebut sebagai Jebolan Pecinan ini hingga sekarang masih bisa ditemukan. Lokasi jebolan ada di sisi utara Benteng Sri Menganti. Meski demikian, lubang di dinding benteng sudah ditambal agar orang-orang tidak bisa sembarangan keluar-masuk dari sana. Selain itu, lubang ditambal agar kondisi benteng tidak semakin parah. 3. Bekas kamar tidur raja Tepat di sisi selatan Jebolan Pecinan, masih ada peninggalan lain yang bisa ditemukan. Dahulu, di sanalah letak kamar tidur raja yang tinggal di Keraton Kartasura. Meski demikian, peninggalan yang ada bukan lagi berwujud kamar. Situs bekas kamar tidur raja di Keraton Kartasura.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA) Hanya ada dua batu besar yang ditutup kain. Dua batu itu ada di atas semacam panggung. Tidak ada peninggalan berupa tempat tidur atau bangunan lain yang menyerupai kamar tidur. Baca juga: Situs Kerto, Keraton Kedua Mataram Islam yang Seakan Menghilang Dikisahkan jika pemberontak Geger Pecinan langsung menyerbu melalui bagian benteng yang dekat dengan kamar tidur raja. Tujuan pemberontak adalah agar bisa langsung menangkap Raja Pakubuwana II. 5. Gedung Obat Gedung Obat dulunya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan obat (ramuan mesiu). Lokasi gedung ini cukup terpisah dari Kompleks Keraton Kartasura karena berada dekat dengan benteng luar atau Benteng Baluwati. Bekas Gedung Obat Keraton Kartasura yang kini menjadi makam.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA) Namun, fungsi Gedung Obat saat ini sudah berubah. Kini Gedung Obat sama dengan Keraton Kartasura, yakni menjadi areal permakaman. Tidak ada lagi peninggalan khas Gedung Obat yang ada di tengah makam. Sebelah barat Gedung Obat terdapat tulisan Makam Gedung Obat yang menandakan jika peninggalan kerajaan Mataram Islam ini sekarang merupakan sebuah makam. 6. Benteng Baluwarti Tidak hanya Benteng Sri Menganti saja yang kini masih ada di sekitar Keraton Kartasura. Benteng bagian luar atau Benteng Baluwarti saat ini juga masih bisa ditemukan. Lokasi benteng ada di sisi barat, sekitar 450 meter dari Keraton Kartasura. Sisa Benteng Baluwarti Keraton Kartasura.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA) Meski masih ada, kondisi Benteng Baluwarti Keraton Kartasura kini sudah tidak baik. Sebagian besar bagian benteng sudah tidak tampak lagi. Menurut Surya Lesmana, hal itu disebabkan kesadaran masyarakat dahulu yang kurang terhadap situs peninggalan sejarah. Baca juga: Jelajah Kotagede, Cikal Bakal Keraton Surakarta dan Yogyakarta Kini peninggalan Benteng Baluwarti yang masih bisa ditemukan hanyalah sepanjang sekitar 100 meter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jadi Makam, Ini Peninggalan Sejarah Keraton Kartasura yang Masih Ada”, https://travel.kompas.com/read/2019/09/24/085935127/jadi-makam-ini-peninggalan-sejarah-keraton-kartasura-yang-masih-ada?page=all.
Penulis : Anggara Wikan Prasetya
Editor : Ni Luh Made Pertiwi F.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *