Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/ptpnradi/public_html/conndb.php on line 9
PTPNRADIO MULTIMEDIA PORTAL

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam jumpa pers di Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/12), menjelaskan bahwa sepanjang 2016-2019 Bea Cukai Tanjung Priok mampu menggagalkan penyelundupan 19 mobil mewah dan 35 motor/rangka motor/mesin motor mewah yang dilakukan dengan menggunakan kontainer, dengan perkiraan nilai barang Rp 21 miliar dan potensi kerugian negara Rp 48 miliar.

Di tengah rintik-rintik hujan, Sri Mulyani, bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Idham Azis, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan sejumlah anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat, mendatangi kontainer berisi sejumlah mobil dan motor mewah selundupan itu.

Sri Mulyani menambahkan tujuh kasus penyelundupan tersebut melibatkan tujuh perusahaan, yakni PT SLK, PT TJI, PT NILD, PT MPMP, PT IRS, PT TNA, dan PT TSP. Dia menyebutkan dalam manifes tertanggal 29 September 2019, PT SLK kedapatan menyelundupkan mobil Porsche GT3RS dan Alfa Romeo dari Singapura dengan perkiraan nilai barang Rp2,9 miliar dan potensi kerugian negara Rp6,8 miliar.

Kemudian pada 29 Juli 2019, PT TJI kedapatan menyelundupkan Mercedes Benz, BMW CI330 model GH-AU30, BMW CI330 Seri E46, Jeep TJ MPV, mobil Toyota Supra, mobil Jimny, delapan rangka motor, delapan meson motor, dan sepeda motor Honda Motocompo dari Jepang dengan estimasi total nilai barang Rp1,07 miliar dan ptensi kerugian negara Rp1,7 miliar.

Pada 21 Desember 2018, PT NILD kedapatan menyelundupkan moobil Ferrari Dino 308 GT4, Porsche Carrera 2, dan motor BM R1150 dari Singapura dengan perkiraan nilai Rp 3,4 miliar dan potensi kerugian negara Rp 7,4 miliar.

Pada 19 Oktober 2018, PT MPMP ketahuan menyelundupkan mobil Citroen DS ID 19, Porsche Carrera, motor Harley Davidson FLST N, motor BMW Motorrad NITE T, dan tiga mesin VW dari Singapura dengan estimasi nilai barang Rp 2,07 miliar dan potensi kerugian negara Rp 3,03 miliar.

Pada 15 November 2017, PT IRS ketahuan menyelundupkan mobil BMW M3 CSL, lima motor Honda CRF 1000L, motor BMW R75/5, dan lima motor Harley Davidson dari Singapura dengan perkiraan nilai barang Rp 3,6 miliar dan potensi kerugian negara Rp 7,4 miliar.

Pada 24 Februari 2017, PT TNA kedapatan menyelundupkan 13 motor BMW, dan satu motor Ducati dengan estimasi nilai barang Rp 1,7 miliar dan potensi kerugian negara Rp 4,3 miliar.

Pada 2016, PT TSP ketahuan menyelundupkan tiga mobil mewah berupa Porsche GT3RS, Ferrari 250 GTE, dan Porsche Turbo dengan perkiraan nilai barang Rp 6,7 miliar dan potensi kerugian negara Rp 17,8 miliar.

Komentar